Senin, 16 Juli 2012
Minggu, 15 Juli 2012
Ciptakan Mahasiswa Terintegrasi Melalui CBP
![]() |
| Direktur CBP Dr Muhammad Sabri AR, MA |
Wartawati Harian FAJAR, Dian Muhtadiah Hamna mewawancara Direktur CBP UIN Alauddin Makassar, Dr Muhammad Sabri AR, MA di Warkop Phoenam Boulevard, Jumat, 8 Juni. Berikut petikannya :
Bagaimana awal dibentuknya CBP ?
Ya, ide ini berangkat dari keprihatinan saya terhadap berbagai persoalan bangsa yang kompleks. Mulai persoalan ekonomi, politik, sosial, budaya bahkan sampai di perguruan tinggi. Misalnya pembakaran kampus oleh sejumlah mahasiswa saat demonstrasi. Seharusnya mahasiswa mentransformasi nilai kultural, moral, sosial, intelektual dan spiritual. Ini malah yang diperlihatkan sebaliknya.
UU PT Telah Disahkan
Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi telah disahkan menjadi Undang-Undang dalam sidang Paripurna DPR RI pada jumat 13 Juli 2012. Sempat mendapat protes dari beberapa pihak mengenai RUU PT tersebut dengan melewati tiga kali masa sidang, akhirnya disepakati sebelum sidang paripurna.
Sampai saat ini masih banyak mahasiswa, dosen atau mungkin bahkan guru besar di UIN Alauddin Makassar yang belum mengetahui substansi dari UU PT yang telah disahkan tersebut. Tentunya semua mahasiswa ingin mengetahui substansi UU PT sebab kedepanya pendidikan Indonesia akan dilandasi dengan poko pengaturan UU tersebut.
Maka perlu rasanya kita mengkaji UU PT tersebut, sebagai sebuah acuan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.Undang-Undang ini pun harusnya dapat segera mungkin untuk di sosialisasikan agar semua elemen dapat mengetahui substansinya sehingga tak adalagi elemen masyarakat yang merasa belum terakomodir dalam UU tersebut. Mengingat masih banyaknya yang mengajukan protes dan penolakan UU PT.
Akhirnya, setelah disahkannya UU tersebut, bagaimanakah respon berbagai akademisi
mulai dari mahasiswa, dosen, guru besar UIN Alauddin Makassar ? dan tentunya bagaimana tanggapan perguruan tinggi agama islam negeri
terutama Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ?.
Kamis, 12 Juli 2012
Kegalauan Mahasiswa Tingkat Akhir
Tak lama lagi calon mahasiswa baru UIN Alauddin Makassar angkatan
2012 akan masuk kampus namun di Fakultas Adab dan Humaniora masih terlihat
beberapa orang mahasiswa “tingkat akhir”. Dosen-dosen, pegawai, staf terkadang menganggap
mereka yang terlambat selesai dikampus adalah akibat dari kemalasan mahasiswa
tersebut. Ada yang berbeda pada saat mahasiswa tingkat akhir tersebut di tanya
mengapa mereka terlambat selesai dan wisuda, di antara mereka
Rabu, 11 Juli 2012
Jalur Penerimaan Calon Mahasiswa Baru 2012
JALUR, WAKTU DAN PENDAFTARAN
A. Jalur PMJK
| 1. | Pendaftaran | : 1 Februari s.d. 30 Maret 2012 |
| 2. | Pembayaran | : 1 Februari s.d. 30 Maret 2012 (BNI Rek. 0083187854) |
| 3. | Pengumuman | : 18 Mei 2012 |
Kamis, 05 Juli 2012
KisSA Menuju FTMI VIII Se Sulsel-Sulbar
Menjelang 2 hari Festival Teater Mahasiswa Indonesia VIII Se Sulsel-Sulbar yang akan di laksanakan pada tanggal 8 s/d 14 Juli 2012 di Universitas Negeri Makassar, Komunitas Seni Adab serius latihan untuk tampil dalam kegiatan tersebut. Naskah yang akan di pentaskan oleh Teater KisSA yaitu Robohnya Surau Kami karya AA. Navis adaptasi Herman HMT yang disutradarai oleh Rini Rahmawati. Dua gelar yang raih KisSA pada tahun lalu di FTMI VII di UMPAR Pare-Pare yaitu Pemeran Putra Terbaik oleh Ahmad Ahsan dan Pemeran Putri Terbaik oleh Rini Rahmawati yang juga selaku sutradara pada pementasan teater kali ini. Dari prestasi tahun lalu tersebut KisSA berusaha untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi tahun ini. Tampilnya KisSA dalam festival tersebut merupakan kesempatan yang ketiga kalinya sejak terbentuknya komunitas ini.
Selasa, 26 Juni 2012
HMJ Ilmu Perpustakaan adakan Seminar Nasional
Dalam sambutan Ketua HMJ IP, Ismawan mengungkapkan bahwa perkembangan perpustakaan di Indonesia perlu
direspon dengan melakukan persiapan pembinaan mahasiswa atau calon pustakawan
HMJ BSA Habiskan Malam dengan Belajar
HMJ Bahasa dan Sastra Arab kembali mengadakan kegiatan syahrul lail di gedung D kampus 1 UIN
Alauddin pada 1-2 Juni 2012. Kegiatan ini bertujuannya untuk membangun silaturahmi melalui kegiatan yang juga
mengembangkan wawasan akademik khusus dalam percakapan bahasa Arab. Kegiatan
ini merupakan program kerja dari HMJ BSA untuk periode ini, kegiatan
ini juga merupakan ruang belajar untuk berkreasi bagi para pemateri yang juga
sebagian dari mahasiswa BSA sendiri dan wadah untuk belajar bagi mahasiswa yang
ikut sebagai peserta syahrul lail. Selain mahasiswa BSA, hadir pula mahasiswa dari jurusan lain yang juga bersama-sama ingin belajar dalam momen kegiatan tersebut.
HMJ BSI Adakan Spending Night
Baru-baru ini HMJ BSI
mengadakan kegiatan Spending Night di Gedung D Kampus 1 UIN Alauddin
pada 13-14 Mei 2012. Kegiatan yang di laksanakan pada Sabtu
malam, Maret 2012 di ikuti sekitar 40-an mahasiswa bahasa dan sastra inggris. Spending Night berarti menghabiskan malam dengan belajar granmar,speaking,dan debat.
Dalam sambutan ketua HMJ Bahasa
dan Sastra Inggris, Fajar Asfar menyampaikan bahwa kegiatan Spending Night ini
merupakan kegiatan yang mengisi waktu luang dengan belajar sehingga mahasiswa
tak hanya
Kamis, 21 Juni 2012
KisSA Akan Tampil di FTMI VIII Se Sulsel-Sulbar
Komunitas Seni Adab (KisSA) akan mengikuti Festival Teater Mahasiswa Indonesia VIII Se Sulsel-Sulbar yang akan di laksanakan pada tanggal 8 s/d 14 Juli 2012 di Universitas Negeri Makassar. Pada kegiatan tersebut KisSA akan mementaskan naskah Robohnya Suarau Kami karya AA. Navis adaptasi Herman HMT yang disutradarai oleh Rini Rahmawati. Kegiatan yang di ikuti 13 delegasi ini berasal dari kampus-kampus STKIP Muhammadiyah Bone, UIN Alauddin Makassar, UNASMAN, STKIP Muhammadiyah Bulukumba, Universitas Negeri Makassar, Universitas Hasanuddin, UNISMUH Makassar, dan UMPAR Pare-Pare.
Sementara itu anggota Komunitas Seni Adab dalam beberapa minggu terakhir sudah rutin menjalani latihan untuk persiapan mengikuti festival tersebut. Ketua KisSA, Fajaruddin Syakir mengemukakan bahwa ajang tersebut sebagai pengukur kemampuan anggota-aggota KisSA dalam bermain teater, prestasi yang didapatkan pada FTMI VII di UMPAR Pare-Pare semoga menjadi motivasi teman-teman untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi.
Mahasiswa SKI Juara I Futsal Sejarah Se Makassar
Mahasiswa Sejarah dan Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar berhasil menjuarai turnamen futsal di kampus 2 UVRI Makassar. Pertandingan futsal antar jurusan sejarah se Makassar ini yang mempertemukan KESBASKI versu PURBA dari UVRI Makassar di partai final berhasil di menangkan oleh KESBASKI. Para pemain dari KEBASKI yang memboyong piala bergilir ke ruang dosen disambut meriah oleh para pimpinan fakultas dan memberikan ucapan selamat kepada mahasiswa Sejarah dan Kebudayaan Islam atas prestasi yang diraihnya.
Ketua HMJ Sejarah dan Kebudayaan Islam yang juga ikut bertanding dan membawa timnya juara menyatakan bahwa Prestasi sebagai Juara dalam turnamen futsal tersebut dedikasi untuk fakultas Adab dan Humaniora, dan untuk tahun depan Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Alauddin Makassar yang akan menjadi tuan rumah turnamen futsal selanjutnya, ungkapnya.
Rabu, 20 Juni 2012
Lembaga Kemahasiswaan dan Berbagai Permasalahan di Fakultas Adab dan Humaniora
Sebagai lembaga eksekutif mahasiswa sudah sewajarnya Badan
Eksekutif Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora tampil ke depan untuk menjadi
mediator, fasilitator dan penghubung aspirasi dan apresiasi mahasiswa fakultas
Adab dan Humaniora. Bukan hanya aktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan
pembinaan dan pengembangan akademik, profesi, bakat dan minat, tetapi juga
berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan kemajuan Fakultas Adab dan
Humaniora. Namun tentunya partisipasi BEM Fakultas Adab dan Humaniora harus
sejalan dengan pimpinan fakultas maupun jurusan sebagai mitra kerja pencapaian
visi dan misi serta arah kerja fakultas.
Sabtu, 16 Juni 2012
Menuju Temu BEM Fakultas Adab PTAIN Se Indonesia
Peran dan fungsi mahasiswa dalam sebuah perguruan tinggi sangat urgen,
karena maju mundurnya sebuah kampus ditentukan oleh mahasiswanya sendiri, maka
tak salah jika mahasiswa adalah salah satu penentu kemajuan kampus dan bangsa.
Melihat kondisi kebangsaan saat ini maka semestinya mahasiswa mulai berbenah
diri untuk menjadi harapan dan semangat untuk bangsa, namun tentunya kita harus
menyadari bahwa kampus harus bekerja ekstra untuk melahirkan mahasiswa yang
berkarakter beradab dan berperadaban.
Jumat, 15 Juni 2012
Selasa, 12 Juni 2012
"Pemimpin", Tak Mesti Jadi Pemimpin
Dalam sebuah organisasi, konsep manajemen sangat penting sebagai sebuah
strategi dan langkah dalam mengolah, menjalankan, mengatur, mengarahkan, dan memimpin
organisasi. Proses manajemen tersebut terdapat kelompok kerjasama yang saling
menopang dalam mencapai tujuan organisasi. Dari proses manajemen tersebut mulai
dari merencanakan, mengorganisasikan, pembagian kerja, melaksanakan,
mengontrol, hingga pada tahap evaluasi yang paling berperan penting adalah
manajer, pimpinan, ketua, kepala, dan jabatan lain sebagai atasan.
Seorang pemimpin dalam sebuah organisasi memiliki pengaruh yang
urgen dalam dinamika organisasi, sebab posisi sebagai atasan menjadi tolak ukur
keberhasilan dan kesuksesan sebuah organisasi dalam mencapai tujuannya. Maka peran
pemimpin sebagai penghubung (peran antar pribadi), memonitor (peran
informasional), negosiator (peran memutuskan) dapat tercapai secara efektif
ketika pemimpin mampu melakukan perannya kepada para bawahan atau
anggota-anggota organisasi secara koordinasi.
Senin, 11 Juni 2012
Kini, Tak Hanya Sekedar Teori
Sebagai seorang
mahasiswa, aktifitas penelitian merupakan budaya intelektual yang secara sadar
menjadi amanah didalam diri sebagai salah satu bentuk gerakan ilmiah mahasiswa.
Bentuk penelitian berupa tugas akhir maupun skripsi mahasiswa S-1 UIN Alauddin
Makassar yang sudah melimpah merupakan karya yang dihasilkan untuk pengembangan
masyarakat dalam menjawab tantangan globalisasi. Tak perlu kita ragukan lagi
hasil penelitian mahasiswa menunjukkan perkembangan yang pesat sehingga hampir
disegala bidang termuat solusi-solusi cerdas yang dimunculkan.
Di dalam Tri Darma Perguruan Tinggi terkandung tugas kampus sebagai
fasilitator Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kampus
sebagai pusat pengembangan pendidikan tentunya banyak menampung ide kreatifitas
yang muncul melalui penelitian, sehingga hasil penelitian itu dapat di jadikan
sebagai alat untuk mengabdi kepada masyarakat. Maka segala wacana maupun riset
yang berkembang di dalam kampus baik melalui seminar, diskusi, dialog sudah
semestinya menjadi solusi
Minggu, 10 Juni 2012
Muh.Quraisy Mathar : Tuhan dan Angka O
Angka O itu abstrak, namun memiliki nilai terendah sekaligus nilai tertinggi. Tuhan juga seperti itu, dia merupakan sesuatu yang tidak terjangkau, namun memiliki segala bentuk nilai. Seluruh nilai terendah sampai nilai tertinggi adalah milik-Nya.Penulis pun berkesimpulan bahwa manusia itu bisa berubah dari 1, 2, 3 dan seterusnya.
Manusia juga bia berubah dari ganjil menjadi genap.
Selain itu perilaku manusia juga dapat berubah dari positif ke negatif.
Sedangkan Tuhan merupakan angka O yang menjadi simbol ke Esa-an-Nya.
Tidak berubah dari ganjil menjadi genap.
Tidak berubah dari positif ke negatif.
Ke-Esa-an-Nya atau 1-nya Tuhan ternyata tidak diletakkan disimbol angka 1, namun secara luar biasa diselipkan di dalam simbol angka 0, tidak nyata tapi Ada.
Bagi yang berminat mendapatkan buku ini dapat dibeli di Tempat Fotocopy Fakultas Adab dan Humaniora.
Selasa, 05 Juni 2012
Karakter Mahasiswa Ilmu Informasi & Perpustakaan Di Era Informasi
Tulisan ini mendapat penghargaan sebagai juara II dalam Lomba Esai Tingkat Nasional di Universitas Airlangga Surabaya, Desember 19 November 2011.
Pendidikan
perpustakaan di Indonesia sudah menginjak usia 59 tahun sejak munculnya
pendidikan formal perpustakaan pada tahun 1952. Dalam usia tersebut pendidikan
perpustakaan sudah tentu mengalami banyak perubahan baik dari segi kurikulum,
kualitas maupun jumlah kuantitas mahasiswanya. Perjalanan sejarah pendidikan
perpustakaan tentunya mempengaruhi pola pikir dan karakter mahasiswa Ilmu
Informasi dan Perpustakaan. Pendidikan perpustakaan pertama kali dimulai dari Kursus
Pendidikan Pegawai Perpustakaan pada tahun 1952 sekaligus awal muncul
pendidikan perpustakaan di AFC berhasil menang 6-1 atas AP Chagy
Tampil dengan kekuatan penuh pada hari Selasa, 5 Juni 2012 AFC berhasil menang 6-1 atas AP Chagy dalam turnamen Ushuluddin Cup 2012. Dari enam Gol tersebut dilesakkan oleh 2 orang striker AFC yaitu Khaeruddin "Kuntet" dan Erik yang masing-masing mencetak hattrick untuk yang pertama kalinya dalam turnamen ini. Meski menang pada pertandingan ini, namun AFC akan melakoni pertandingan penentuan untuk keputaran selanjutnya. Untuk saat ini koleksi poin yang dikumpulkan AFC yaitu 4 dari 2 kali main, 1 kali seri dan 1 kali menang.
Senin, 04 Juni 2012
Irisan Hati
Cerpen : Darsina Senin, 4 Juli 2012
Irisan hati
Dalam
Kesunyian malam Ku Termenung sendri...Tak Tersadarkan Diri ini telah menorehkan
huruf demi huruf diatas secarik kertas yang berisikan tentang perasaan ini,
Rasa Pilu Merasuk jiwaku.......
Kini aku
tak percaya dengan adanya cinta sejati, mungkin karena aku tak pernah merasakan
cinta yang sesungguhnya. Walau terkadang aku sering melihat orang yang jatuh
cinta itu seprti orang gila, lupa akan
dunia yang dijalaninya. Akupun sering mendengar kata-kata “segalanya indah
karena cinta”. Namun bagiku cinta itu bagaikan duri yang menggoreskan luka
dalam hati. Jadi cinta memang bisa membuat kita gila jika suatu ketika orang
yang dicintai pergi meninggalkan kita. Rasa sesak dalam dada telah mencuak
seakan runtuh, hati bagaikan teriris silet, Pedih dan Pilu.
Senin, 28 Mei 2012
Sastra Yang Terlupakan
A.
Ahmad Hamdi R, Makassar, 19
Mei 2012
SASTRA YANG TERLUPAKAN
بسم الله الرحمن
الرحيم
الحمدللهsegala
Puji bagi Sang Penguasa Alam Semesta, atas segala Rahmat dan Kasih Sayangnya
yang tak pernah habis dibagikan untuk para hamba-hambanya yang selalu
mensyukuri nikmat-nikmat yang diberi. Memberikan kehidupan yang mempunyai
banyak makna yang tersembunyi dalam setiap hembusan nafas yang indah karena
ujian dan cobaan yang dihadapinya. Salawat dan Salam yang tak terlupakan untuk
Sang Penuntun Jalan Kebenaran, ajaran dalam menghadapi hidup yang penuh
lika-liku manis dan buruknya kehidupan. Dia pula telah menjadi Tauladan yang
paling baik yang pernah ada di muka bumi ini.
Kita semua mengakui bahwa kita hidup
dalam ruang dan waktu, entah sadar atau
tanpa sadar, semua aktivitas dan gerak hidup kita ditentukan. Kita selalu hidup
di suatu tempat tertentu, duduk pada suatu tempat tertentu, bergerak dan
beraktivitas dalam ruang tertentu di alam dunia ini. Juga waktu dan sejarah
merupakan aspek penentu dalam hidup dan aktivitas kita. Kita bergerak dan
beristirahat dari pagi hingga malam dan dari malam hingga pagi. Kerja dan
aktivitas kita ditentukan oleh jam dan agenda yang selalu kita catat dalam buku
harian atau kalender kita. Kita bergerak dalam waktu dan sejarah, dan di dalam
waktu kita berubah, bekerja dan mengatur segala rencana hidup kita.
Lebih dari itu, pola atau cara
berpikir kita juga bisa mengatakan bahwa kemajuan yang alami kini jauh berbeda
dengan apa yang kita alami beberapa tahun yang lalu. Dengan itu kita juga dapat
mengatakan bahwa si Rudy, Akhyar, Allus dan Anhy ini sudah sangat lain
dibandingkan dengan keadaan mereka beberapa tahun yang lampau. Akan dan pola
berpikir kita berkembang sangat pesat. Relasi kita dengan alam dunia, dengan
diri dan sesama, atau dengan yang Mutlak juga selalu berubah sesuai dengan
peredaran zaman dan sejarah. Tetapi kenapa banyak diantara kita yang melupakan
sejarah yang pernah ada, diantaranya sastra-sastra yang begitu luas makna
keindahannya.
Minggu, 20 Mei 2012
Pelatihan Aksi dan Advokasi
Bertempat di Lecturer Theatre Fakultas Adab dan Humaniora, BEM FAH mengadakan Pelatihan Aksi dan Advokasi pada hari Jumat-Sabtu 18-19 Mei 2012. Kegiatan tersebut merupakan program kerja pengurus BEM FAH yang bertujuan untuk melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang idealis dalam melakukan tindakan aksi dan advokasi.
Menurut ketua panitia, Ikbal menyatakan bahwa pada hari ini gerakan mahasiswa sudah mulai kehilangan kepercayaan di kalangan masyarakat karena adanya kepentingan-kepentingan yang sifatnya pragmatis yang lahir dari aksi dan advokasi. Padahal sebagai seorang mahasiswa sudah selayaknyalah kita memposisikan diri kita sebagai kontrol sosial dan contoh teladan bagi masyarakat.
Harapan dari kegiatan ini yang dihadiri sekitar 20-an orang mahasiswa, semoga lahir mahasiswa-mahasiswa idealis yang punya kepekaan sosial tinggi yang tak goyah dengan intimidasi dan presure elite birokrasi dan politisi sehingga mereka mampu bertahan pada keyakinan hati nurani demi mewakili suara-suara rakyat biasa. (Ic7/20/05/12)
Langganan:
Postingan (Atom)






.jpg)
.jpg)






.jpg)




